Sukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Komunitas Belajar

BENGKALIS, DISDIK - Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis mendampingi Tim Monitoring dan evaluasi Komunitas Belajar Rina Zuliana, S.Pd, Ratnawati, S.Pd dari Balai Guru Penggerak Riau pada dua kepala sekolah penggerak komunitas belajar Zurliati dari SDN 51 Bengkalis dan Masyitah Johar dari SDN 52 Bengkalis yang sudah mengimbaskan praktik baiknya di SDN 53 Bengkalis , SDN 33 Bengkalis, SMPN 3 Bengkalis pada 28 s.d 29 Agustus 2023.

Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberi fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk membuat kurikulum operasional satuan pendidikan yang kontekstual, agar pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan belajar murid.
Implementasi Kurikulum Merdeka berupaya untuk memulihkan pembelajaran demi mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia ke arah yang lebih baik. Pada Kurikulum Merdeka, guru dapat mengenali potensi murid lebih dalam guna menciptakan pembelajaran yang relevan.

Adanya komunitas belajar menjadi wadah dalam upaya perbaikan dan inovasi -inovasi pembelajaran dan pengembangan program berpihak kepada murid dirancang dalam bentuk berkolaborasi warga sekolah mewujudkan tujuan pendidikan, mewujudkan murid yang memiliki profil pelajar Pancasila.
Kabupaten Bengkalis, tercatat sekitar 55 Komunitas Belajar yang sudah terdaftar di Platform Merdeka Mengajar yang siap untuk berbagi dan bersinergi dengan semua pihak dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Merdeka Belajar, Bermarwah dan sejahtera.
Semoga akan semakin banyak sekolah -sekolah yang mengembangkan Komunitas Belajar di satuan pendidikannya masing-masing dalam upaya suksesnya Implementasi Kurikulum Merdeka.


