MENU TUTUP
Rabu, 13 Agustus 2025 | 19:03:08 WIB - Dibaca: 2496 kali

Literasi dan Numerasi Menurun, Disdik Bengkalis bersama Tanoto Foundation Gelar Diseminasi PINTAR

Editor: - Reporter: Elbiner Batubara - Fotografer:
Literasi dan Numerasi Menurun, Disdik Bengkalis bersama Tanoto Foundation Gelar Diseminasi PINTAR

BENGKALIS — Penurunan kompetensi literasi dan numerasi di 123 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bengkalis menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis. 

Data Rapor Pendidikan 2025 menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, sehingga perlu dilakukan langkah cepat dan terukur untuk memperbaiki kualitas pembelajaran, khususnya di Kabupaten Bengkalis.

Sebagai respons, Disdik Bengkalis berkolaborasi dengan Tanoto Foundation, Fasilitator Daerah (Fasda), dan para Guru Penggerak menggelar kegiatan Diseminasi PINTAR — Pelatihan Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi bagi Guru dan Kepala Sekolah.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu, 12-13 Agustus 2025 ini diselenggarakan di Aula SMAN 3 Bengkalis, diikuti oleh 78 guru serta 39 kepala sekolah dari 39 SD di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

Kepala Disdik Bengkalis, Hadi Prasetyo ST., M.Si melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan, H Suwanto, didampingi Kasi PTK SD, Bebiyanti, menegaskan pentingnya literasi dan numerasi sebagai indikator keberhasilan pembelajaran.

“Kolaborasi antar pihak sangat diperlukan untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa,” ujarnya.

Beliau juga berharap melalui pelatihan ini kompetensi Guru dan Kepala Sekolah dapat meningkat, sehingga mampu mengembalikan capaian literasi dan numerasi siswa Bengkalis ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, mewakili Tanoto Foundation, Asri mengapresiasi inisiatif Disdik Bengkalis dalam menyelenggarakan kegiatan ini. 

Ia menekankan bahwa program berbasis data dan bukti ilmiah (evidence based) lebih efektif mengurai masalah pendidikan.

“Jika Fasda, Guru Penggerak, Tanoto Foundation, dan Disdik sudah mengasistensi 39 sekolah, maka sisanya dapat dibina melalui skema lain, seperti program BGTK, BPMP, atau lembaga lain yang peduli mutu pendidikan,” katanya.

Pelatihan ini diharapkan dapat diikuti dengan interaktif dan antusias dalam mendistribusikan tentang pembelajaran aktif, konsep MIKiR, strategi literasi dan numerasi, serta tren terbaru seperti Pembelajaran Mendalam. 

Melalui kegiatan ini, Rusmidar, guru SDN 16 Bantan, mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang siap ia terapkan di kelas untuk kualitas pendidikan yang lebih baik.

 

[Ikuti Terus Disdik Bengkalis Melalui Sosial Media]







Disdik Bengkalis
di Google+



Disdik Bengkalis
di Instagram
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Disdik Bengkalis Fasilitasi Kegiatan “Ngisi Bareng” Bersama BPS

Dibaca : 139 Kali
2

Disdik Bengkalis Gelar Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran Berbasis PID untuk 195 Sekolah

Dibaca : 161 Kali
3

Silaturrahmi dengan Bupati, Disdik dan IGTKI-PGRI Bengkalis Bahas Praporseni 2026

Dibaca : 662 Kali
4

Rapat Bersama DPRD, Disdik Bengkalis Fokus Program 2026 dan Renja 2027

Dibaca : 162 Kali
5

Peringati Hardiknas 2026: Disdik Bengkalis Apresiasi Insan Pendidikan Berprestasi

Dibaca : 353 Kali