Ciptakan Pembelajaran PAUD Yang Menyenangkan, Bupati Dukung Kegiatan FGD

BENGKALIS, DISDIK - Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Kelak para tenaga pendidik dan kependidikan PAUD dapat membangkitkan seluruh kemampuan belajar dari anak-anak paud dalam suasana menyenangkan dan memberikan sumbangsih kecerdasan, kebahagian, kompetensi, serta keberhasilan kepada mereka.
.jpeg)
Harapan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis diwakili Asisten Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono saat membuka acara FGD dan dukungan peningkatan kualitas pendidik S1 PIAUD Bengkalis melalui pendekatan coaching dan pembelajaran menyenangkan gurame di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Senin 14/8/2023.
Kemudian Andris juga mengatakan, Kemudian Andris juga mengatakan, semua orang bisa mengajar, namun belum tentu bisa mengajar TK atau PAUD. mengingat, mengajar PAUD berarti mengajar anak yang sedang ada di masa usia keemasannya (golden age). Sebuah masa dimana potensi anak sedang berkembang dan saat yang tepat untuk membuatnya menjadi seorang pembelajar yang mandiri dan haus akan pengetahuan.
Melalui metode pembelajaran PAUD yang menyenangkan serta metode coaching yang kita laksanakan ini, jika benar-benar dapat kita terapkan dalam pendidikan PAUD di daerah ini, kami optimis, para guru PAUD akan mampu mengaktualisasikan dirinya menjadi pribadi yang menyenangkan,” jelas Andris.
Diungkapkan Akna Juita sebagai ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan 14 hingga 16 Agustus 2023.

Dengan narasumber dari PT Coaching untuk Negeri Basyrah Basir dan Syafrida, serta dari Komunitas Guru asyik dan Menyenangkan Deden.
(1).jpeg)
(2).jpeg)