MENU TUTUP
Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:40:45 WIB - Dibaca: 2875 kali

Konsistensi Guru Kunci Pembelajaran Mendalam, Refleksi Studi Banding KKKS Bantan di SDN 196 Pekanbaru

Editor: - Reporter: Elbiner Batubara - Fotografer: Elbiner Batubara
Konsistensi Guru Kunci Pembelajaran Mendalam, Refleksi Studi Banding KKKS Bantan di SDN 196 Pekanbaru

PEKANBARU – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, melakukan studi banding ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 196 Pekanbaru,Sabtu, 11 Oktober 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami implementasi pembelajaran, tata kelola sekolah yang ideal, serta efektivitas komunitas belajar (kombel) antar guru.

SDN 196 Pekanbaru yang berdiri megah tiga lantai ini dipilih sebagai lokasi studi karena posisinya di wilayah perkotaan dan berdekatan dengan lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, ratusan muridnya menyambut hangat kedatangan rombongan KKKS Bantan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, diwakili Pengawas SD Bantan, Hj. Murni memberikan apresiasi atas ini inisiasi KKKS Bantan tersebut.

Beliau mengungkapkan bahwa tujuan utama kunjungan ini tidak untuk membandingkan fasilitas fisik, melainkan untuk melihat secara langsung bagaimana SDN 196 mengelola proses pendidikan dan menerapkan pembelajaran mendalam, termasuk penguatan literasi dan numerasi bagi seluruh murid.

"Dari hasil pengamatan dan diskusi, rombongan KKKS Bantan menyimpulkan bahwa konsistensi guru merupakan kunci utama dalam implementasi pembelajaran mendalam. Guru harus konsisten mengawal pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful," ujar Hj. Murni.

Mereka menekankan bahwa keterbatasan fasilitas, lingkungan, dan jarak tempuh tidak boleh menjadi kendala bagi sekolah di Bantan untuk maju setara dengan sekolah di perkotaan. Hal-hal baik yang diterapkan di SDN 196, menurut mereka, juga sudah mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah di Bantan.

Dalam sesi dialog dengan Kepala SDN 196 Pekanbaru, Zulhemita, rombongan juga mendapatkan insight tentang pentingnya konsistensi dalam berbagi praktik baik. 

Zulhemita mengungkapkan bahwa Komunitas Belajar (Kombel) di sekolahnya sangat efektif sebagai wadah untuk saling bertukar informasi dan materi pembelajaran baru yang didapatkan oleh para guru.

"Sekali lagi kata kuncinya adalah konsistensi," pungkasnya, menegaskan pentingnya sikap konsisten dalam setiap aspek peningkatan mutu pendidikan. 

Studi banding ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kepala sekolah di Kecamatan Bantan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.

[Ikuti Terus Disdik Bengkalis Melalui Sosial Media]







Disdik Bengkalis
di Google+



Disdik Bengkalis
di Instagram
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Disdik Bengkalis Hadiri Wisuda Tahfiz Akbar III MDTA, Wujudkan Sinergi Membangun Generasi Qurani

Dibaca : 431 Kali
2

Disdik Bengkalis Hadiri Pelantikan Pengurus Pergurama, Tegaskan Dukungan bagi Kemajuan Pendidikan Madrasah

Dibaca : 355 Kali
3

Pengurus PGRI Ranting se-Kecamatan Bengkalis Resmi Dikukuhkan, Perkuat Soliditas dan Sinergi Memajukan Pendidikan

Dibaca : 515 Kali
4

Perkuat Perencanaan Berbasis Data, Disdik Bengkalis Gelar Workshop Literasi dan Numerasi Bersama Tanoto Foundation

Dibaca : 290 Kali
5

Kadisdik Bengkalis Lantik Guru Ahli Pertama, Pengakuan atas Kompetensi dan Dedikasi Guru

Dibaca : 968 Kali