Teks foto: Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Pembelajaran Pascabencana, di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
BENGKALIS – Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bupati Bengkalis terkait percepatan penanganan dampak bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Bandar Laksamana. Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Pembelajaran Pascabencana, Selasa (9/6/2026), di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan SMP, Kepala Bidang Pembinaan SD, Korwas Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Korwilcam Pendidikan Bukit Batu, Kepala SD Negeri 1 Bandar Laksamana, serta Kepala SMP Negeri 1 Bandar Laksamana.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Bengkalis bersama Dinas Pendidikan ke lokasi terdampak bencana sehari sebelumnya. Fokus utama rapat adalah membahas langkah-langkah strategis untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan serta mempercepat pemulihan sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Muthu Saily menegaskan bahwa keberlangsungan layanan pendidikan menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani pascabencana.
“Sesuai arahan Bupati Bengkalis, kita harus bergerak cepat mencari solusi terbaik agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan baik. Karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi semua pihak untuk menentukan langkah-langkah penanganan yang tepat dan efektif,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah teknis sebagai upaya menjaga keberlangsungan proses pembelajaran pascabencana. Untuk sementara waktu, siswa SMP Negeri 1 Bandar Laksamana akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan ujian dengan menumpang di SD Negeri 1 Bandar Laksamana hingga proses penanganan dan perbaikan fasilitas sekolah selesai dilakukan.
Selain itu, jadwal pembelajaran akan disesuaikan agar kegiatan belajar mengajar kedua sekolah tetap berjalan efektif tanpa menyebabkan peserta didik pulang terlalu sore. Seluruh warga sekolah juga diminta untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan fasilitas sekolah yang digunakan bersama selama masa pemulihan.
Dalam rapat tersebut juga ditegaskan bahwa setiap perkembangan, kendala, maupun kebutuhan yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran sementara harus segera dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut penanganan.
Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan dan memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar pada seluruh sekolah yang terdampak bencana. Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan layanan pendidikan dapat segera pulih sehingga peserta didik tetap memperoleh haknya untuk belajar secara aman, nyaman, dan optimal.
Tulis Komentar