Teks foto: Kegiatan Joint Monitoring Project Fasda Perubahan bersama Tanoto Foundation yang dilaksanakan di SDN 9 Bengkalis serta SDN 2 dan SDN 11 Bantan
Jumat, 14 Agustus 20267:01:16 Wib Dibaca : 17 Kali
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Disdik Bengkalis Tetap Perkuat Kompetensi Guru Lewat Kolaborasi
BENGKALIS – Di tengah kebijakan efisiensi dan refocusing anggaran daerah, upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkalis terus berjalan. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menjaga peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan (GTK), penguatan literasi numerasi, serta mutu pembelajaran di sekolah.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Joint Monitoring Project Fasda Perubahan bersama Tanoto Foundation yang dilaksanakan di SDN 9 Bengkalis serta SDN 2 dan SDN 11 Bantan, Kamis (13/8/2026).
Joint monitoring menjadi bagian penting dari rangkaian Project Fasda Perubahan di Kabupaten Bengkalis. Melalui kegiatan ini, tim melakukan pemantauan secara langsung terhadap implementasi hasil pelatihan yang telah dilaksanakan oleh kelompok Fasda Bengkalis Bedelau dan Fasda Lentera Digital dengan dukungan hibah pendanaan dari Tanoto Foundation.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk melihat sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh guru selama pelatihan telah diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Sebelumnya, Fasda Bengkalis Bedelau telah memberikan penguatan kepada 62 guru di Kecamatan Bengkalis secara berkesinambungan melalui Proyek GEMILANG. Para guru dibekali kemampuan merancang pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan eksploratif, memanfaatkan media konkret, serta mendorong peserta didik berpikir kritis dalam memecahkan masalah.
Sementara itu, Fasda Lentera Digital telah memberikan pelatihan kepada 84 guru SD/MI di Kecamatan Bantan terkait keterampilan praktis mengoperasikan Perangkat Inovasi Digital (PID) sebagai media pembelajaran interaktif di kelas.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Seksi PTK SD, Bebiyanti, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Dinas Pendidikan, Tanoto Foundation, dan Fasda PINTAR dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan kemitraan strategis yang telah terbangun. Di tengah keterbatasan anggaran, dukungan dan kontribusi berbagai pihak menjadi sangat berarti dalam menjaga keberlanjutan program peningkatan kapasitas GTK dan mutu pendidikan di Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.
Menurut Bebiyanti, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pendidikan terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Dinas Pendidikan sebagai representasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis akan terus mendukung setiap bentuk kontribusi dan kolaborasi yang bertujuan memajukan pendidikan. Yang terpenting, program tersebut memberikan manfaat nyata dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah,” tambahnya.
Melalui joint monitoring ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bersama mitra tidak hanya melihat pelaksanaan program, tetapi juga memastikan praktik baik yang telah diberikan kepada guru benar-benar diterapkan dalam pembelajaran.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi salah satu model penguatan kapasitas GTK yang dapat terus dikembangkan, sehingga keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi upaya menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik di Kabupaten Bengkalis.
Tulis Komentar