BENGKALIS – Menghadapi penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar pada tahun ajaran baru 2027, peningkatan kompetensi guru terus dilakukan. Di Kabupaten Bengkalis, sebanyak 66 peserta mengikuti tahap akhir In-2 Program PKGSD-MBI sebagai bagian dari rangkaian peningkatan kompetensi untuk mengajar Bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian lanjutan dari In-1, On the Job Training (OJT) 1, dan OJT 2, yang kemudian dituntaskan melalui pelaksanaan In-2. Dengan selesainya tahap ini, seluruh rangkaian program PKGSD-MBI bagi peserta di Kabupaten Bengkalis telah dilalui.
Penanggung Jawab PKGSD-MBI Kabupaten Bengkalis, Bebiyanti, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa program tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan guru agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk mengajarkan Bahasa Inggris pada jenjang sekolah dasar.
“Alhamdulillah, hari ini peserta telah menyelesaikan tahapan In-2. Ini merupakan rangkaian dari In-1, OJT 1, OJT 2 hingga In-2. Setelah seluruh rangkaian selesai, peserta akan mengikuti proses penilaian. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, berhak mendapatkan sertifikat sebagai guru yang dapat mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris pada Fase B dan Fase C di sekolah dasar,” ujarnya.
Menurutnya, proses pembelajaran selama rangkaian program tidak hanya memberikan penguatan pengetahuan, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam praktik pembelajaran di sekolah.
Program PKGSD-MBI diharapkan dapat memperkuat kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi kebijakan penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar pada tahun ajaran baru 2027.
Dengan semakin banyaknya guru yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai bidang tersebut, diharapkan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar di Kabupaten Bengkalis dapat dilaksanakan secara lebih terarah, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Tulis Komentar