Teks foto: Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, saat melakukan audiensi bersama jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta
Rabu, 04 November 202610:40:03 Wib Dibaca : 12 Kali
Siapkan Lahan 15 Hektare, Bupati Kasmarni Perjuangkan Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi di Bengkalis
JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemkab Bengkalis bahkan telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, untuk mendukung program strategis pemerintah pusat tersebut.
Komitmen itu disampaikan langsung oleh Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, saat melakukan audiensi bersama jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa pembangunan SNT di Kabupaten Bengkalis diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi generasi muda di Negeri Junjungan.
"Kami berharap Kabupaten Bengkalis dapat menjadi salah satu daerah yang dipertimbangkan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan. Kami berharap kesiapan ini menjadi pertimbangan bagi Bapak Dirjen dan jajaran Kemendikdasmen," ujar Kasmarni.
Menurutnya, kesiapan lahan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat. Kehadiran SNT nantinya diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, tetapi juga menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pemerataan dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Selain memperjuangkan pembangunan SNT, dalam audiensi tersebut Bupati Kasmarni juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang telah direalisasikan di Kabupaten Bengkalis.
Tercatat sebanyak 39 satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 10 Sekolah Dasar (SD), dan 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah mendapatkan program revitalisasi.
Kasmarni menilai, dukungan tersebut sangat berarti dalam mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan, khususnya melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Bengkalis. Revitalisasi terhadap 39 PAUD, 10 SD, dan 18 SMP ini tentu sangat berarti bagi dunia pendidikan kami," ungkapnya.
Namun, ia berharap dukungan tersebut tidak berhenti sampai di situ. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menginginkan agar program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak satuan pendidikan, sehingga semakin banyak peserta didik yang dapat menikmati fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
"Kami ingin anak-anak di Kabupaten Bengkalis memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik. Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat harus terus diperkuat agar berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," tambah Kasmarni.
Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto; Direktur Sekolah Terintegrasi, Nandana Aditya Bhaswara; serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri.
Pertemuan itu juga diikuti enam kepala daerah lainnya di Provinsi Riau, yakni Bupati Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, dan Kepulauan Meranti.
Turut mendampingi Bupati Bengkalis, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Supardi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ismail, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap usulan pembangunan SNT mendapat perhatian dan dukungan Kemendikdasmen. Dengan kesiapan lahan yang telah disiapkan, pemerintah daerah optimistis peluang menghadirkan fasilitas pendidikan terintegrasi di Kabupaten Bengkalis semakin terbuka.
Tulis Komentar