BENGKALIS– Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau mengadakan kegiatan pendampingan digitalisasi pembelajaran berbasis Papan Interaktif Digital (PID).
Kegiatan dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu SMPN 3 Bantan dan SMPN 1 Bukit Batu yang berlangsung hari ini, dan di SMPN 1 Bengkalis yang akan dilaksanakan besok.
Di SMPN 3 Bantan, kegiatan dibuka oleh Koordinator Pengawas (Korwas) Kabupaten Bengkalis, Zulkifli Hasan, M.Pd. Narasumber yang hadir adalah Duta Teknologi Provinsi Riau, Syukran Setiawan, S.T., yang memberikan pendampingan terkait pemanfaatan Papan Interaktif Digital dalam pembelajaran.
Sementara itu, di SMPN 1 Bukit Batu, kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Ikhwan Syuhada, S.STP., M.Si. Narasumber yang hadir adalah Fauzan Azimah, S.Pd., selaku Ko-Kapten Belajar.id Kabupaten Bengkalis.
Dalam sambutannya, Muhammad Ikhwan Syuhada menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi pembelajaran di sekolah. “Melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital, diharapkan guru dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan mampu meningkatkan partisipasi siswa di kelas,” ujarnya.
Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Mei 2026, dengan melibatkan 195 satuan pendidikan dari lima kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis berharap para guru dapat meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan Papan Interaktif Digital sebagai media pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan fitur-fitur pada Papan Interaktif Digital (PID), tetapi juga mendorong tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan menarik bagi peserta didik. Dengan demikian, pemanfaatan PID diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar secara lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, pemanfaatan PID diharapkan tidak berhenti pada tahap pengenalan semata. PID diharapkan benar-benar digunakan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, meskipun ketersediaan perangkat masih terbatas. Oleh karena itu, sekolah diimbau untuk dapat menyusun jadwal penggunaan secara terencana. Ditambahkan bagi Guru yang mengikuti kegiatan ini juga diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing, sehingga seluruh tenaga pendidik di satuan pendidikan dapat bersama-sama memanfaatkan PID secara maksimal dalam mendukung pembelajaran.
Digitalisasi pembelajaran ini diharapkan dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif, kolaboratif, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bengkalis.
Tulis Komentar